REDYNEWS. COM, Balai Jaya | Dari berbagai macam inpormasi terkait dengan penggajian RT (Rukun Tetangga) di keluran Balai jaya kota ternyata gaji RT masih ada yang belum di bayarkan pada periode 2024.
Sedangkan menurut inpormasi yang di himpun oleh awak media gaji periode tahun 2024 itu sudah klar dari pemerintah dan harus sudah di bayar semuanya.
Hal ini menjadi perbincanagan ditegah tegah masyarat,di kelurahan Balai jaya kota ,kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rokan Hilir .
Keluhanpun mulai terdengar saat untuk menyambut hari raya idul fitri 1446H 2025 yang di sampaikan oleh warga yang enggan di sebut namanya kepada awak media hanya sebulan lah pak yang di cairkan gaji,maka hal demikian menjadi perbincangan dan bayak juga tidak mau ngambil karena sudah gak cocok lagi ," terang .
Dengan hari yang berbeda di tempat yang berbada, sumber yang berbeda iya menerangkan dalam satu tahun ini cuman delapan kali gajian dan di bulan selanjutnya belum gajian paling itu lah yang mau lebaran cuman satu bulan gaji," paparnya
Menurut penjelasan dari lurah Balai Jaya kota tidak betul, ini saya masih mudik bang, nanti kami kroscheck kembali degan Camat dan bendahara saat di konpirmasi awak media 03/3/2025,"jelas lurah.
Atas dari penjelasan dari lurah Balai jaya kota,awak media mengkonfirmasi Camat Balai jaya. Menurut penjelasan dari Camat Balai Jaya ,Muhammad Pauzan S.PT saat di konfirmasi awak media jumat (04/3/2025) melalui pesan whatshapp nya,
"Sesuai yang saya ketahui mengenai gaji, baik honorer kelurahan dan Rt/Rw itu biasanya usulannya sama dan jika keluar gaji juga barengan, tapi setau saya gaji bulan November 2024 sudah keluar semuanya bersamaan tunjangan pegawai November 2024 dibayarkan di Desember 2024, kalau gaji bulan Desember 2024 sudah juga dibayarkan pada Maret 2025 mau lebaran kemaren camat Balai," terang camat.
Kendati demikian ,keluhan terus menuai bahwa beberapa narasumber menjelaskan "banyak yang komplain terkait dengan pengajian RT /RW" Beberapa warga juga menerangkan bahwa "Kantor Lurah pun sudah tidak terurus lagi sedangkan plang bacaan kantor lurah pun sudah kusam dan tak terlihat alias tidak terbaca lagi jelas warga dan berharap gaji di tuntaskan (M.Ritonga)